Judul Unit Kompetensi : Menyusun Laporan Keuangan
Kode Unit Kompetensi : M.692000.013.02
Deskripsi Unit Kompetensi : Unit kompetensi ini berkaitan dengan keterampilan, pengetahuan, dan
sikap kerja yang dibutuhkan dalam menyusun laporan keuangan akhir periode
sesuai dengan ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP.
Perkiraan Waktu Pelatihan : 45 Jp @45
Menit
Tabel Silabus Unit Kompetensi:
Elemen Kompetensi
|
Kriteria
Unjuk Kerja
|
Indikator
Unjuk Kerja
|
Materi Pelatihan
|
Perkiraan
Waktu Pelatihan
(jampel)
|
|||
Pengetahuan
|
Keterampilan
|
Sikap
|
Penge-tahuan
|
Keteram-pilan
|
|||
1.
Mencatat jurnal
penyesuaian
|
1.1.
Dokumen sumber penyesuaian disediakan.
|
–Dapat menyebutkan dokumen sumber penyesuaian.
–Mampu menyediakan dokumen sumber penyesuaian.
–Harus mengikuti SOP dalam penyediaan dokumen sumber penyesuaian.
|
–Dokumen sumber penyesuaian.
|
–Menyediakan
dokumen sumber penyesuaian.
|
–Mengikuti SOP dalam penyediaan dokumen sumber penyesuaian.
|
1
|
4
|
1.2.
Akun-akun yang memerlukan penyesuaian diidentifikasi.
|
–Dapat menyebutkan akun-akun yang memerlukan penyesuaian.
–Mampu mengidentifikasikan akun-akun yang memerlukan penyesuaian.
–Harus memilih akun-akun yang memerlukan penyesuaian dalam pelaksanaan
identifikasi sesuai asas yang berlaku.
|
–Akun-akun yang perlu disesuaikan.
|
–Mengidentifikasikan akun-akun yang memerlukan penyesuaian.
|
–Memilih akun-akun yang memerlukan penyesuaian dalam pelaksanaan
identifikasi sesuai asas yang berlaku.
|
|||
1.3.
Jurnal penyesuaian yang diperlukan dicatat.
|
–Dapat menjelaskan teknik pencatatan jurnal penyesuaian.
–Mampu mencatat jurnal penyesuaian yang diperlukan.
–Harus mengikuti asas yang berlaku dalam pencatatan jurnal penyesuaian
yang diperlukan.
|
–Teknik pencatatan jurnal penyesuaian.
|
–Mencatat jurnal penyesuaian.
|
–Mengikuti asas yang berlaku dalam pencatatan jurnal penyesuaian yang
diperlukan.
|
|||
ASESMEN
|
|||||||
2. Menyajikan laporan
|
2.1 Disiapkan Neraca Lajur sesuai ketentuan SOP.
|
–Dapat menjelaskan definisi neraca lajur.
–Dapat menjelaskan bentuk neraca lajur.
–Mampu menyiapkan neraca lajur.
–Harus berpegang pada ketentuan SOP dalam
penyiapan neraca lajur.
|
–Definisi neraca
lajur.
–Bentuk neraca
lajur.
|
–Menyiapkan neraca lajur.
|
–Berpegang pada ketentuan SOP dalam penyiapan
neraca lajur.
|
4
|
12
|
2.2 Laporan laba rugi disajikan sesuai
ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP.
|
–Dapat menjelaskan definisi laporan laba rugi.
–Dapat menjelaskan komponen laporan laba rugi.
–Dapat menjelaskan standar penyajian laporan laba rugi.
–Mampu menyajikan laporan laba rugi.
–Harus berpegang pada ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam penyajian laporan
laba rugi.
|
–Definisi laporan laba rugi.
–Komponen laporan laba rugi.
–Standar penyajian laporan laba rugi.
|
–Menyajikan laporan laba rugi.
|
–Berpegang pada ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam penyajian laporan laba
rugi.
|
|||
2.3 Laporan neraca/laporan posisi
keuangan disajikan sesuai ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP.
|
•
Dapat menjelaskan
definisi neraca laporan posisi keuangan.
•
Dapat menjelaskan
komponen neraca.
•
Dapat menjelaskan
standar penyajian neraca.
•
Mampu menyajikan
neraca.
•
Harus berpegang pada
ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam penyajian laporan neraca/laporan posisi
keuangan.
|
–Definisi neraca/laporan posisi keuangan.
–Komponen neraca.
–Standar penyajian neraca.
|
–Menyajikan neraca
|
–Berpegang pada ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam penyajian laporan
neraca/laporan posisi keuangan.
|
|||
2.4 Laporan perubahan ekuitas
disajikan sesuai ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP.
|
–Dapat menjelaskan definisi laporan perubahan
ekuitas.
–Dapat menjelaskan prosedur penyajian laporan
perubahan ekuitas.
–Mampu menyajikan laporan perubahan ekuitas.
•
Harus berpegang pada
ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam penyajian laporan perubahan ekuitas.
|
–Definisi laporan perubahan ekuitas.
–Prosedur penyajian laporan perubahan ekuitas.
|
–Menyajikan laporan
perubahan ekuitas.
|
–Berpegang pada
ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam penyajian laporan perubahan ekuitas.
|
|||
2.5 Laporan arus kas disajikan sesuai
ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP.
|
–Dapat menjelaskan
definisi laporan arus kas.
–Dapat menjelaskan prosedur penyajian laporan arus kas.
–Mampu menyajikan laporan arus kas.
–Harus berpegang pada ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP
dalam penyajian laporan arus kas.
|
–Definisi laporan arus kas.
–Prosedur penyajian laporan arus kas.
|
–Menyajikan laporan arus kas.
|
–Berpegang pada ketentuan SOP/SAK/SAK ETAP dalam
penyajian laporan arus kas.
|
|||
ASESMEN
|
|||||||
3.
Mencatat jurnal penutup
|
3.1
Akun yang didebit dan dikredit diidentifikasi.
|
–
Dapat menyebutkan akun-akun yang didebit dan dikredit.
–
Mampu mengidentifikasikan akun yang didebit dan dikredit.
–
Harus mengikuti asas yang berlaku dalam pelaksanaan identifikasi akun
yang didebit dan dikredit.
|
–
Akun-akun yang didebit dan dikredit.
|
–
Mengidentifikasikan akun yang didebit dan dikredit.
|
– Mengikuti asas yang berlaku dalam pelaksanaan
identifikasi akun yang didebit dan dikredit.
|
2
|
7
|
3.2
Jurnal penutup dicatat.
|
–
Dapat menjelaskan prosedur pencatatan jurnal penutup.
–
Mampu mencatat jurnal penutup.
–
Harus mengikuti SOP yang berlaku dalam pencatatan jurnal penutup.
|
–
Prosedur pencatatan jurnal penutup.
|
–
Mencatat jurnal penutup.
|
–
Mengikuti SOP yang berlaku dalam pencatatan jurnal penutup.
|
|||
ASESMEN
|
|||||||
4.
Memposting jurnal penyesuaian dan jurnal penutup ke
buku besar
|
4.1. Jurnal penyesuaian dan jurnal
penutup diposting.
|
–
Dapat menjelaskan prosedur posting jurnal penyesuaian dan jurnal
penutup.
–
Mampu memposting jurnal penyesuaian dan jurnal penutup.
–
Harus mengikuti asas yang berlaku dalam pelaksanaan posting jurnal
penyesuaian dan jurnal penutup.
|
–
Prosedur posting jurnal penyesuaian dan jurnal penutup.
|
–
Memposting jurnal penyesuaian dan jurnal penutup.
|
– Mengikuti asas yang berlaku
dalam pelaksanaan posting jurnal penyesuaian dan jurnal penutup.
|
2
|
13
|
4.2 Saldo dalam buku besar setelah tutup buku
disajikan sesuai ketentuan SOP.
|
–
Dapat menjelaskan prosedur penyajian saldo buku besar setelah tutup
buku.
–
Mampu menyajikan saldo buku besar setelah tutup buku.
–
Harus berpegang pada ketentuan SOP dalam penyajian saldo buku besar
setelah tutup buku.
|
–
Prosedur penyajian saldo buku besar setelah tutup buku.
|
–
Menyajikan saldo buku besar setelah tutup buku.
|
–
Berpegang pada ketentuan SOP dalam penyajian saldo buku besar setelah
tutup buku.
|
|||
ASESMEN
|
No comments:
Post a Comment